Rasulullah s.a.w. bersabda :

Sesungguhnya para ulama itu merupakan pewaris para Nabi, dan Nabi itu tidak meninggalkan dinar atau dirham sebaliknya para Nabi itu meninggalkan kepada kita akan ilmu. (Riwayat Abu Daud dan At-Tirmizi)

Imam Asyma'i berkata :

Seawal-awal ilmu adalah diam, keduanya mendengar dengan teliti, ketiga menghafal, keempat beramal dengannya dan kelima menyampaikan ilmu tersebut.

Imam Al-Ghazali berpesan :

Sesiapa yang memiliki ilmu lalu memanfaatkannya dan memberi manfaat kepada orang lain samalah seperti mentari yang menerangi dirinya dan orang lain sedangkan ia terus bersinar.

Sayyidina Ali r.a. berkata :

Janganlah dikau tangguhkan untuk melakukan sesuatu kebaikan hingga keesokan harinya, kerana mungkin keesokan hari yang mendatang kamu telah mati.

Sayyidina Abbas menasihati :

Sebaik-baik perkara kebajikan adalah yang disegerakan untuk melaksanakannya.

Tuesday, July 31, 2012

Ramadhan Kareem



Rasulullah saw bersabda:


“Puasa dan (rajin membaca) al-Qur’an, kelak pada hari Kiamat
dapat memberikan syafaat (pertolongan) kepada hamba.


Puasa kelak akan berkata: “Ya Allah, ia telah menahan dirinya dari
makanan dan hawa nafsunya, maka jadikanlah saya sebagai penolongnya”.


Al-Qur’an juga kelak akan berkata: “Ya Allah, ia telah rela
meluangkan waktunya untuk tidak tidur pada malam hari
(kerana membaca al-Qur’an), maka jadikanlah saya sebagai
penolongnya (pemberi syafa’at)”.


Lalu puasa dan al-Qur’an pun, berkat idzinNya,
menjadi penolong bagi hamba tersebut”


(HR. Ahmad dan Hakim)