Rasulullah s.a.w. bersabda :

Sesungguhnya para ulama itu merupakan pewaris para Nabi, dan Nabi itu tidak meninggalkan dinar atau dirham sebaliknya para Nabi itu meninggalkan kepada kita akan ilmu. (Riwayat Abu Daud dan At-Tirmizi)

Imam Asyma'i berkata :

Seawal-awal ilmu adalah diam, keduanya mendengar dengan teliti, ketiga menghafal, keempat beramal dengannya dan kelima menyampaikan ilmu tersebut.

Imam Al-Ghazali berpesan :

Sesiapa yang memiliki ilmu lalu memanfaatkannya dan memberi manfaat kepada orang lain samalah seperti mentari yang menerangi dirinya dan orang lain sedangkan ia terus bersinar.

Sayyidina Ali r.a. berkata :

Janganlah dikau tangguhkan untuk melakukan sesuatu kebaikan hingga keesokan harinya, kerana mungkin keesokan hari yang mendatang kamu telah mati.

Sayyidina Abbas menasihati :

Sebaik-baik perkara kebajikan adalah yang disegerakan untuk melaksanakannya.

Wednesday, December 22, 2010

Resah..




Hilang pandangannya
Cinta begitu murni dan bersih
Kebahagiaan dalam senyumannya
Keselamatan dalam pelukkannya
Tidak pernah membiarkan aku pergi
Aman, hangat, dicintai


Tidak dapat kembali
Air mata jatuh dari kata
Mengucapkan selamat tinggal
Kau tinggalkan aku tenat
Menjajakan di tingkat
Sebagai mawar jatuh


Melihat kau pergi
Hilang apa yang kucintai
Menunggu hari yang lain
Aku hilang dalam kasihmu
Peduli jiwaku
Aku selamanya milikmu


Sunday, November 28, 2010

Tuhanku...



Tuhanku,
Aku hanyalah sebutir pasir di gurun-MU yang luas
Aku hanyalah setetes embun di lautanMU yang meluap hingga ke seluruh samudra
Aku hanya sepotong rumput di padangMU yang memenuhi bumi
Aku hanya sebutir kerikil di gunung MU yang menjulang menyapa langit
Aku hanya seonggok bintang kecil yang reduo di samudra langit Mu yang tanpa batas


Tuhanku
Hamba yang hina ini menyadari tiada artinya diri ini di hadapanMU
Tiada Engkau sedikitpun memerlukan akan tetapi …
hamba terus menggantungkan segunung harapan pada MU


Tuhanku...baktiku tiada erti, ibadahku hanya sepercik air
Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat memadamkan api neraka MU
Betapa sadar diri begitu hina dihadapanMU
Jangan jadikan hamba hina dihadapan makhlukMU
Diri yang tangannya banyak maksiat ini,
Mulut yang banyak maksiat ini,
Mata yang banyak maksiat ini..
Hati yang telah dikotori oleh noda ini...memiliki keinginan setinggi langit
Mungkinkah hamba yang hina ini menatap wajahMu yang mulia???


Tuhan...
Kami semua fakir di hadapan MU tapi juga kikir dalam mengabdi kepada MU
Semua makhlukMU meminta kepada MU dan pintaku..
Ampunilah aku dan sudara-saudaraku yang telah memberi arti dalam hidupku
Sukseskanlah mereka mudahkanlah urusannya


Mungkin tanpa kami sedari, kamu pernah melanggar aturanMU
Melanggar aturtan qiyadah kami, bahkan terlena dan tak mau tahu akan amanah
Yang telah Tuhan percayakan kepada kami...Ampunilah kami


Pertemukan kami dalam syurga MU dalam bingkai kecintaan kepadaMU
Tuhanku…Siangku tak selalu dalam iman yang teguh
Malamku tak senantiasa dibasahi airmata taubat,
Pagiku tak selalu terhias oleh zikir pada MU
Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang sedikit
Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan lupa pada Mu
Atau….dalam maksiat kepadaMU “Ya Tuhanku Tutuplah untuk kamu dengan sebaik-baiknya penutupan !!”


Thursday, October 7, 2010

Mohon cinta...


Tuhan jika Kauizinkan

Ingin sahaja kulayar zikir seribu malam

Dan bertahajjud memohon cinta

Setiap detik malam syahdu



Tuhan jika Kauizinkan

Ingin kusemai benih-benih haruman di taman

Dan kucorakkan kuntuman mawar mekar

Manfaat buat kumbang bertandang



Namun Tuhan aku sebenarnya hamba yang mencari

Dan dalam jahil aku cuba melihat erti cinta

Dari bawah batu bukit di lembahMu



Tuhan munajat ini

Kulafaz sedih bertapak di bibir mulut

Mengharap dapat memungut cinta di jalanMu

Moga zikirku adalah rindu

Dan kumbang di taman mendapat madu



Thursday, September 30, 2010

Unggu...



Telah kubawakan unggu yang kucuri dari senja
untuk mengganti warna bajumu yang telah lusuh kerana dosa
telah kubawakan unggu yang kucuri dari purnama
untuk mengganti warna kerudungmu yang pucat kerana dunia


Usah kau fikirkan senja tanpa unggu
Ia akan mengalah saat lengkung malam mulai rebah


Tak usah kau fikirkan purnama tanpa unggu
Bukankah, tak ada yang merindukan purnama itu
Bukankah lebih baik jika unggu itu kucuri saja
Lalu kujadikan hijab untukmu..


Biarlah purnama kehilangan unggu
Tidakkah cahayanya telah redup oleh gemerlap lampu kota


Jika unggu yang kuhantar
Tak cukup untuk membuatmu berbinar..
Tak akan kucuri lagi unggu dari sang fajar..



Saturday, August 28, 2010

Belum pasti



Semakin sering kita bertemu
Semakin terpaut hatiku padamu
Jika kau juga rasa apa yang kurasa
Alangkah bahagia rasa tak terkata


Inginku luahkan segalanya
Sayangnya lidahku kelu
Apa lagi yang harus ku perbuat
Agar kau mengerti maksud yang tersirat


Kadangkala aku rasa bahagia
Namun aku juga curiga
Bukan apa yang kupinta
Cuma pengertian penuh bermakna


Kaulah permata yang berkuasa
Rimbunan kasih yang menyinari
Namun apakah aku hanya
Menanti sesuatu yang belum pasti


Walau jauh beribu batu
Namun kau tetap Satu
Walaupun aku mengerti
Ianya belum pasti


Wednesday, August 25, 2010

Izinkan..


Tuhan jika Kauizinkan
Ingin sahaja kulayar zikir seribu malam
Dan bertahajjud memohon cinta
Setiap detik malam syahdu


Tuhan jika Kauizinkan
Ingin kusemai benih-benih haruman di taman
Dan kucorakkan kuntuman mawar mekar
Manfaat buat kumbang bertandang


Namun Tuhan aku sebenarnya hamba yang mencari
Dan dalam jahil aku cuba melihat erti cinta
Dari bawah batu bukit di lembahMu


Tuhan munajat ini
Kulafaz sedih bertapak di bibir mulut
Mengharap dapat memungut cinta di jalanMu
Moga zikirku adalah rindu
Dan kumbang di taman mendapat madu


Tuesday, July 20, 2010

Saat ini..



Tika daun-daun berguguran..
Tersentuh hatiku mengenangkannya..
Setiap yang bermula pasti ada penghujungnya..
Setiap yang bernyawa akan sampai mautnya nanti..


Saat ini daun itu kehijauan..
Belum pasti esok warnanya tetap hijau..
Mungkin bertukar menjadi keperangan..
Lalu gugur..


Aku yang masih mampu menghirup udara hari ini..
Mungkin esok aku sudah tidak diizinkan berbuat demikian..
Sudah cukup masa di dunia..
Harus kembali kepada Pencipta..


Pasti, aku tidak mengetahui segala-galanya..
Kerana perjalanan hidup ini Allah yang tentukan..
Kita tidak punya pilihan..
Melainkan akur terhadap kehendakNya..


Bilakah penghujungnya waktu yang diizinkanNya..
Aku tidak pasti..
Sudahkah cukup bekalan untuk dibawa..
Aku terfikir sendiri…
Sebuah penghujung yang menandakan sebuah permulaan.


Monday, May 31, 2010

Di ujung sepi..



Ada Gemuruh gundah datang
Menghimpit ruang gerakku
Semua yang kulihat
Adalah hanya sebuah kehampaan


Angankupun berusaha menerobos
Di antara dinginya sepi dan kelamnya malam
Namun tatapan angan ini
Selalu kandas pada tembok kamarku


Aduh kurindu...
Aduh betapa kosongnya diri ini
Kann datangkah angin yang menggelitik
Hingga membuat senyuman terkembang


Kutunggu hai dikau...
Di ujung sepi dari segala rindu dan gundah
Kutunggu hai dikau....
Tuk genapkan hati mengusir duka


Di ujung Sepi..


Menanti dengan debar, warna unggu...!!


Monday, May 17, 2010

Tak mungkin..




Apa Yang Telah Kita Lalui
Tak Mungkin Kan Menyatu
Walau Saling Suka
Walau Saling Cinta
Telah Ada Benteng Yang Membenteng


Antara Aku dan Dirimu
Telah Ada Hati Yang Lain
Mengisi Hari-Hari Kita
Kau Ada Yang Memiliki
Kau Ada Yang Mendampingi
Begitupun Diriku
Ku Telah Ada Yang Memiliki
Ku Telah Ada Yang Menyayangi


Biar Tak Mungkin Bersatu
Biar Tak Mungkin Bersama
Tapi Hati Kita Telah Satu
Hanya Kita Yang Dapat Rasakan
Apa Yang Ada Antara Kita





Friday, May 14, 2010

Cinta..



Cinta adalah anugerah dari Tuhan
yang diletakkan dalam hati setiap hamba-Nya.
Kejernihan cinta dapat dirasakan disetiap denyutan jantung.
Jika cinta telah terkotori oleh sifat nafsu yang menguasai diri manusia,
maka cinta akan menjadi malapetaka bagi orang yang menerimanya.
Berbahagialah bagi orang yang menyedari
bahawa cinta sebagai anugerah dari-Nya
dan celakalah bagi orang yang mengeksploit cinta dengan nafsunya.!


Jika ingin dicintai Allah
maka jangan engkau mencintai selain Diri-Nya
dan jika ingin dicintai makhluk
maka jangan engkau mengharapkan apapun yang ada pada dirinya.
Oleh kerananya, cintailah sesuatu atas dasar
memelihara amanat Allah yang dikirim kepadamu,
jangan engkau bercita ingin memiliki
dan menguasai sesuatu apapun,
kerana suatu selain Allah bersifat fana
yang akan membuat hatimu gelisah dan merana.


Cinta adalah anugerah dari Allah yang diletakkan
pada tingkat ke lima di kedalaman hati.
Cinta adalah puji yang jernih,
cinta hanya bisa dirasakan oleh sang empunya cinta
..dan cinta juga tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata
kerana cinta itu tasbih dan tahmid.
Oleh kerananya, jadikanlah cintamu sebagai sumber
kekuatan untuk meraih sesuatu,
jangan selimuti cinta dengan nafsumu
yang akan membawa petaka hidupmu..




Thursday, May 13, 2010

Harapan..



Hidup tak ada yang sempurna,
banyak perkara yang tak sesuai dengan harapan,
tapi yang paling baik dalam menyikapinya ialah:
"Menerima apa saja yang Allah turunkan untuk kita
walaupun perkara tersebut tak sesuai dengan harapan kita."


Jangan mengharapkan sesuatu dengan nafsumu,
kerana sesuatu yang diharap terkadang
dapat mengotori dan merosak hati.


Jangan pula menolak sesuatu yang datang kepadamu
walau dirimu tak menginginkannya,
kerana yang datang kepadamu boleh jadi baik
untukmu dan masa depanmu.


Sikap yang baik dan benar untukmu ialah..
berserah diri sepenuhnya pada Allah,
hal itu lebih baik untukmu
dalam membersihkan hati dan jiwamu..!!!





Wednesday, May 12, 2010

Luar biasa..



Memberi di saat mampu itu biasa,
tapi memberi di saat perlu diberi itu luar biasa.


Menolong orang itu biasa,
tapi menolong di saat perlu pertolongan itu luar biasa.


Memaafkan kesalahan orang lain itu biasa,
tapi memaafkan orang di saat sedang menguasainya
adalah sifat yang sangat luar biasa.


Rahmat Allah turun pada orang-orang
yang memberi dan menolong
di saat sedang memerlukannya
serta memaafkan di saat menguasainya.





Monday, May 10, 2010

Pagar itu..



Pagar itu..
Membantaskan..
Jangan cuba melolosinya..
Bahagia..aku dan kau
Sedih kita rasa bersama..
Duka kadangkala..
Hanya begitu..


Pagar itu..
Jangan cuba melepasinya..
Penjara buat insan..
Rindu terubat hanya di maya..
Berpisah berlalu bersama senja..
Esok belum tentu ada..


Pagar itu..
Jangan...jangan sesekali kita cuba rempuh..
Biarkannya begitu..
Kerana..
melukai dan menghimpun dosa


Kita sering mengharap..
Duduk dalam satu sangkar..
Apa mungkin bisa terjadi..
Hasrat terpendam..


Pagar itu..
Menghiasi..
Warna-warna cinta..



Friday, May 7, 2010

Hati..







Jangan mengharapkan

sesuatu dengan nafsumu,

kerana sesuatu yang diharap terkadang

dapat mengotori dan merosak hati.



Jangan pula menolak sesuatu yang datang kepadamu

walau dirimu tak menginginkannya,

kerana yang datang kepadamu

bisa jadi baik untukmu dan masa depanmu.



Sikap yang baik dan benar untukmu ialah

berserah diri sepenuhnya pada Allah,

hal itu lebih baik untukmu

dalam membersihkan hati dan jiwamu..!!!


Wednesday, May 5, 2010

Kehadiranmu..



Pada sepi dan pada damainya hati..
dengan kehadiranmu..
hadir bertandang tanpa langsung diundang..
diukur pada kesanggupan buat mengorbankan


Selama ini sentiasa bersama..
Menemani perjalanan menempuh duka..
Menggunung harapan terdampar
Seiring keikhlasan..
Jangan pernah merasa sangsi..
Hasrat jiwa ingin dicinta..


Biarkan cinta bersemi..
antara hati yang sudi..
menyemai benih-benih cinta..
kerana cinta bukan suatu paksaan..


jangan merasa berat dengan ku..
kerana aku kasih dan sayang padamu..


Sunday, May 2, 2010

Teman...




Teman...


Sekudus doa nan tulus ikhlas,
pada Tuhan Yang Maha Pemurah,
kupanjatkan...agar kebaikanmu dibalas Tuhan..
Hatimu...
Luhurmu...
Budimu...
Ilmumu...


Hakikat dalam maghfirat...adalah milik Tuhan..
namun itulah isihati seorang insan...
yang memegang amanah Allah...
diberikan hikmat kebaikan,
hati, luhur, budi, ilmu yang diberikan Tuhan..


dibawa ke arah kebaikan..
kerana hakikatnya kita
berkelana...
umpama sang musafir...
menuju ke arah satu tujuan...


mohon kemaafan dalam kata dan perbuatan..
kerana langkah ini..
masih jauh..
dalam liku-liku onak penuh duri..


moga hatimu..
Luhurmu..
Budimu..
ilmumu..
tetapkan jitu..dalam satu hati kepada Tuhan..
hakikatnya kita tidak memiliki..
walaupun kita memiliki dan dimiliki..
kerana hakikatnya sesungguhnya..
kita MILIK TUHAN RABBUL IZZATI..



......nks


Saturday, May 1, 2010

Keraguan



Engkau ajukan pertanyaan,
mengapa fikiranmu bersimpang siur
mengapa dukacita tidak terlepas daripadamu


Wahai Pelindung diriku
apabila aku mendatangi Mu dengan diriku
aku kecundang
fikiranku tidak bisa menjurus
jiwaku tidak bisa tenang
keraguan tidak terpisah dari diriku


Pengalaman ini membuatku mengerti
mengenali Mu bukanlah dengan diriku
pengenalan Mu adalah dengan Diri Mu
Cahaya Mu yang menyatukan segala fikiran
cahaya Mu yang membakar segala kerisauan


Daku bukakan hatiku sambil memohon,
wahai ar-Rahman!
penuhilah hatiku dengan cahaya Mu
tanpa cahaya Mu mana mungkin daku melihat Mu


Thursday, April 29, 2010

Cinta dan penumpang




Aku hanya menumpang kasih..
Menjamah baki kebahagiaan..
Tumpang berpayung ketika hujan..
Namun tetap jua kuyup dan sejuk..
Menyelit berlindung ketika mentari memancar..
Tetap juga menitik peluh keringat..


Begitulah resam penumpang
ruangnya terbatas
sukar bernafas dan bebas


Apa daya..
seumpama mengharapkan belas ihsan
Sekelumbit cintanya..
Aku tak punya apa-apa..
Hanya siulan kepapaan


Tak perlu simpati..
Kerana engkau ada yang berhak..
Aku hanya menumpang..
Secebis kasih yang tercurah..


Sering rebah ketika dicuit melatah
Tak mengapa
Sering terpinggir ketika menanti dan menunggu
Tak mengapa
Andai dihalau sekalipun..
Apa daya


Aku hanya seorang penumpang…
Meniti sebuah percintaan..
 
 
 

Wednesday, April 28, 2010

Cuba dan cuba



Ku cuba dan cuba...
Hanya hati
Agar aku boleh merasa dirinya..
Harus aku menjilat duka
Hidup terkadang kurasakan tiada keadilan....
Untuk ku berpaut pada ranting yang rapuh...
Bimbang aku akan tersungkur...
Hendak ku berpaut pada dahan yang kukuh....
Aku terseksa....
Aku diseksa...
Aku derita...


Gelap malam membekas pada kerelaan
Tak terdaya...
Berhajat merintih pada yang tak sudi
Lalu dilupa..
Mimpi terselit kehampaan pada kehendak naluri
Burung berbual bicara
Pada kaki langit cahaya memancar


Heningnya pagi..
Kocakan air bertaut dalam kelopak jejari
Sunyi dan sepi...
Membesarkan Ilahi hingga penat segala sendi dan kaki
Terus hayal bersamaNya


Hampir sudah fajar sadik
Dipercepatkan langkah mencari suara memanggil
Mari menuju kejayaan
Takbir...
Sujud...
maafkan Dia..


Aku pasrah..


Monday, April 26, 2010

Kurela



Andai datang ribut melanda
Ombak mempamerkan kuasa..
Kuatkan semangatmu
Usah biarkan bahteramu...karam
Karam di badai perasaan


Ku pasti kau masih ada tempat persinggahan
Walau tidak seindah mana
Berhijrahlah ke pelabuhanku


Kurela menjadi perlindungmu walau tidak sekebal mana
Kurela menjadi payungmu walau tidak sekuat mana
Kurela menjadi pembimbingmu walau tidak sebaik mana


Andai aku tahu apa yang berlalu..
Takkan kubiarkan kau karam
Walau dalam pelukan...
Bayangan alam...


Tatkala angin berubah arah..
Kita harus tabah..
Kadangkala kita harus melawan arus
Untuk mengecapi, keindahan dan kebahagiaan..


Yang menjadi impian semua...
Insan yang inginkan kejayaan
Dalam kehidupan...



Saturday, April 24, 2010

Kerendahan Hati


Hatiku ...jujurlah...
Kalau engkau tak sanggup menjadi
cemara yang kukuh di puncak bukit ...
jadilah saja belukar yang teguh di tepi jurang...
Belukar itu senantiasa istiqamah
dalam perjuangannya untuk hidup.
Ia belajar dari kesehariannya
untuk mendewasakan batangnya,
batangnya yang menyanggahnya
untuk tidak masuk ke dalam jurang...


Hatiku...ketahuilah!!!
Ternyata untuk menjadi belukar saja itu tidak mudah!!!
Belukar harus ikhlas agar ia tak iri pada cemara...
Belukar harus tawadhu agar ia tak sombong pada rumput...
Belukar tetap belukar sampai ia bisa
berjumpa dengan Penciptanya...
Kalau engkau tak sanggup jadi belukar...
jadilah saja rumput,
tetapi rumput yang senantiasa
memperkuat pinggiran jalan...


Kalau engkau tak sanggup menjadi langit...
jadilah saja bumi,
tetapi bumi yang setia dan ikhlas untuk 
dipijaki oleh setiap manusia.
Tidak semua insan sanggup berbuat 
seperti pengemis yang tawadhu',...
izzahnya tinggi walau orang lain merendahkannya...
kerana ia mempunyai HATI
sehingga dekat dengan sang Rabbi...



Friday, April 23, 2010

Serabut



SERABUT ...

Gelandangan gundah meramas hati pedih,
Tatkala kekaburan menggapai,
Kemuncak mahligai..
Mencakar minda kosong tak berfungsi,
Hanyut oleh kekusutan yang...
tak bertepi

Keserabutan minda dan jiwa..
Yang berkecai berderai,
Bak ombak memecah pantai.


SERABUT ...

Simpulan kusut yang membusut,
Mengharungi warna-warna kemelut,
Berpeleseran mencari jalan pendamaian,
Melempar jauh jarum-jarum halus,
Yang menggupal dalam kelompok...
Keserabutan itu,


SERABUT ...

Kusut di fikiran bergayut.

Tuesday, April 20, 2010

Pencarian


Dalam kesamaran
Aku cuba menyingkap takbir
Kesangsian
Menjengok di sebalik kemelut
Kehidupan

Mencari kepastian berbekalkan
segugus harapan
dan aku terus mengorak langkah
berkelana di atas hamparan yang
songsang

Menanti kegersangan pada masa silam
cuba menggapai puncak
kesempurnaan

Kuteruskan perjalanan
merentasi titian keperitan
ingin kuleraikan belenggu ikatan
agar hasrat membuku tidak terhalang
kurenung bayang realiti

Meresap semangat ke dalam naluri
walaupun panas dan redup silih
berganti

Namun, kupercaya suatu hari nanti
segalanya pasti menjadi realiti
selagi doa diberkati Ilahi
temukan diriku ke jalan yang diredhai